CILEGON – Kurang Lebih 5 bulan berlalu sejak atap tempat pemilahan sampah di Pasar Kelapa roboh, namun hingga kini tak kunjung ada tanda-tanda perbaikan dari pihak pengelola.
Fasilitas penting yang seharusnya menunjang pengelolaan sampah organik dan non-organik ini kini terbengkalai, membuat petugas kebersihan harus berjibaku dengan kondisi yang memprihatinkan apalagi disaat hujan turun.
“Kehujanan terus, tempatnya udah nggak bisa dipakai. Sampah jadi nggak bisa ditata rapi, acak-acakan semua,” keluh salah satu petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya, Jum’at (04/7/2025).
Ia mengaku tak hanya kesulitan dalam memilah sampah, tetapi juga harus bekerja dalam kondisi yang jauh dari layak.
Fasilitas yang dulunya setidaknya bisa melindungi dari hujan, kini benar-benar tak berfungsi. Kondisi ini diperparah oleh cuaca yang semakin tidak menentu, membuat pekerjaan semakin berat dan kinerja menjadi tidak optimal.
Ironisnya, meski para petugas sempat mendengar isu bahwa perbaikan akan dilakukan, kabar tersebut tak kunjung menjadi kenyataan.
“Teman sempat bilang katanya mau dibetulin, tapi nggak tahu kapan. Bulannya aja nggak jelas,” tambah petugas kebersihan itu.
Para petugas kini hanya bisa berharap agar pemerintah setempat atau pihak pengelola bergerak cepat. Bukan hanya untuk mereka, tetapi demi kesehatan dan kenyamanan seluruh pengunjung serta pedagang pasar. [red/Anjab]











