Cilegon – Tokoh masyarakat sekaligus pengamat sosial Kota Cilegon, Haji Faqih Usman menyampaikan pandangannya terkait situasi sosial dan penegakan hukum di Kota Cilegon. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan Dialog Publik yang digelar oleh PC NU Kota Cilegon, pada hari ini di Aula DPRD Kota Cilegon.
Menurutnya, kondisi Kota Cilegon secara umum sudah cukup baik, namun masyarakat akhir-akhir ini mulai merasa resah akibat adanya tindakan penegakan hukum yang dinilai kurang bijaksana.
“Cilegon ini secara umum sudah cukup baik. Hanya saja, ada kejadian-kejadian kecil yang belakangan menimbulkan kekhawatiran. Kita sebagai warga Cilegon berharap kepolisian bisa lebih bijaksana dalam menyikapi situasi di lapangan,” ujar Faqih, Kamis (10/7/2025).
Ia menekankan bahwa proses hukum tetap harus berjalan jika ada pelanggaran, namun dengan pendekatan yang adil dan tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.
“Kalau memang ada yang salah, ya silakan diproses sesuai hukum. Tapi jangan sampai proses itu terlalu lama hingga membuat masyarakat takut berkumpul atau takut bersuara. Jangan sampai penegakan hukum justru menimbulkan kekerasan sosial baru,” tegas Faqih.
Lebih lanjut, Faqih menyoroti pentingnya membedakan antara tindakan kriminal serius dengan kasus-kasus kecil yang hanya berkaitan dengan ekspresi atau perbedaan pandangan.
“Jangan disamakan antara tindakan premanisme dengan persoalan ucapan atau sikap yang mungkin dinilai tidak tepat. Kalau belum sampai pada hal besar seperti korupsi triliunan, ya harus ada pendekatan yang lebih manusiawi dan proporsional,” katanya.
Ia juga mengajak aparat penegak hukum, khususnya Kapolda, untuk lebih membuka ruang komunikasi dengan warga guna membangun rasa kepercayaan.
“Kalau bisa, masyarakat juga diberi kesempatan untuk berdialog langsung dengan Kapolda. Ini penting untuk menciptakan rasa keadilan dan membangun suasana yang kondusif,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Faqih Usman mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan demi menjaga stabilitas Kota Cilegon.
“Saya berharap Kota Cilegon ini rukun, damai. Para pejabat seperti Kapolres, Danim, Danlanal, Kajari, ayo kita jaga kekompakan. Kalau pemimpinnya solid, masyarakat juga akan tenang. Termasuk wartawan juga punya peran penting sebagai jembatan komunikasi,” tutupnya. [red/Anjab]











