GMNI Cilegon Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Cilegon Amankan Arus Mudik dan Balik 2026

Cilegon – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cilegon menpresiasi jajaran Polres Cilegon atas keberhasilan dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif.

Ketua DPC GMNI Cilegon andriansyah mengatakan, sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait telah menunjukkan kinerja yang optimal dalam mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di jalur strategis Merak–Cilegon yang menjadi salah satu titik krusial mobilitas pemudik.

“GMNI Cilegon mengapresiasi langkah cepat, responsif, dan terukur dari Polres Cilegon yang di pimpin langsung oleh kapolres cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si dalam mengantisipasi potensi kemacetan serta menjaga keamanan masyarakat selama momentum mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Andriansyah, Kamis (27/3/2026).

Pengamanan yang dilakukan tidak hanya terlihat dari kelancaran arus kendaraan, tetapi juga dari minimnya gangguan keamanan serta meningkatnya rasa nyaman masyarakat selama perjalanan.

“Hal ini menjadi bukti bahwa perencanaan dan koordinasi yang matang telah dilakukan secara serius,” kata Andriansyah.

GMNI Cilegon juga menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang, terutama dalam menghadapi lonjakan pemudik yang diprediksi terus meningkat setiap tahunnya.

“Kami mendorong agar capaian ini tidak membuat semua pihak berpuas diri. Evaluasi tetap harus dilakukan, khususnya terkait titik-titik rawan kemacetan dan pelayanan publik di lapangan, agar ke depan bisa lebih baik lagi,” ungkap Andriansyah.

Lebih lanjut Andriansyah menambahkan, sebagai organisasi mahasiswa yang berperan sebagai kontrol sosial, GMNI Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan sekaligus kritik konstruktif demi terciptanya pelayanan publik yang lebih optimal.

Momentum keberhasilan pengamanan mudik dan arus “balik Lebaran 2026 ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam tata kelola transportasi dan pengamanan masyarakat di masa mendatang,” tutupnya. [red/San]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *