CILEGON – Bukan sekadar mengejar prestasi di lapangan, Adhyaksa FC Banten menegaskan diri sebagai simbol identitas olahraga di tanah Jawara. Dalam saresehan bersama Pemerintah Kota Cilegon, klub ini mempertegas tekad untuk menjadi tim kebanggaan masyarakat Banten.
Kepala Kejari Cilegon, Virgaliano Nahan, menekankan bahwa sepak bola memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan.
“Sepak bola ada aktualisasi sosial masyarakat, ada aturannya ada tim yang bertanding itu ilustrasi,” ujarnya Rabu (27/8/2025).
Selain itu, Virgaliano menilai sepak bola mampu menjadi motor sport tourism yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Presiden Adhyaksa FC Banten, Eko Setiawan, menegaskan timnya dibangun dengan identitas kuat sebagai perwakilan Banten.
“Secara data di liga 2 tidak ada tim yang berasal dari Banten, Adhyaksa berharap ketika meluncur di liga satu menjadi tim kebanggaan masyarakat Banten karena kita sudah merasa memiliki,” ucapnya.
Ia juga memastikan kepemilikan klub tetap untuk Banten.
“Adhyaksa FC milik Provinsi Banten, tidak mungkin dijual dan selamanya milik Provinsi Banten,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu pemain asing, Jonathan Campbell, menyatakan motivasi pribadinya bergabung adalah demi promosi.
“Alasan saya satu-satunya masuk tim ini adalah lolos ke liga satu di tahun depan,” Pungkasnya. [red/Anjab]











