Cilegon – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, Haji Ali Mujahidin atau akrab disapa Haji Mumu mengapresiasi atas kepemimpinan Kapolres Cilegon yang baru. Hal ini disampaikannya dalam momentum pertemuan di lingkungan Yayasan Al-Khairiyah, Jumat (11/7/2025).
Menurut Haji Mumu kehadiran Kapolres baru membawa harapan akan semakin terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Ia menilai sosok Kapolres yang baru cukup terbuka dan memiliki gaya komunikasi yang santai namun tetap tegas.
“Saya kira ini positif ya. Kapolresnya cukup komunikatif, cara bicaranya juga enak. Ini penting, karena pendekatan yang humanis menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” ungkap Haji Mumu kepada awak media.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PB Al-Khairiyah mendukung penuh langkah-langkah kepolisian dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Kota Cilegon. Dirinya berharap, dengan pendekatan yang membumi dan penuh empati, Kapolres baru dapat menghadirkan suasana aman dan kondusif.
“Kita support sepenuhnya upaya-upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dan tentunya, kami juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres ke Yayasan Al-Khairiyah. Ini bentuk nyata kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya
Dalam kesempatan tersebut, Haji Mumu juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan institusi pendidikan serta sosial kemasyarakatan. Ia percaya, jika semua elemen dapat bekerja sama, maka Kota Cilegon akan menjadi kota yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi.
“Kapolres yang sekarang ini saya lihat cukup berdaya dengan masyarakat, bisa turun langsung dan menyapa warga. Harapannya, beliau juga bisa mengoptimalkan penegakan hukum secara profesional dan berkeadilan,” tukasnya.
Kegiatan ini menjadi simbol awal kolaborasi antara institusi pendidikan dan sosial seperti Al-Khairiyah dengan aparat kepolisian dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. [red/Anjab]











