Soal Mini Fitness Untuk ASN, Ketua Umum IMC Sebut Warga Butuh Jalan, Bukan Alat Gym

Ketua Umum PP IMC Ahmad Maki

CILEGON – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membangun Mini Fitness Center khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) menuai kritik tajam dari kalangan mahasiswa. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Cilegon (PP IMC) Ahmad Maki mempertanyakan urgensi fasilitas tersebut di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut sedang defisit efisiensi.

“Bingung saya sama Pemkot ini. Katanya defisit, tapi malah bangun fasilitas gym buat ASN yang enggak berdampak langsung ke masyarakat. Kenapa nggak bangun jalan, tempat sampah, atau penerangan yang padam? Itu baru bermanfaat langsung,” ujar Maki saat diwawancarai, Selasa (15/7/2025).

Menurutnya, pembangunan seharusnya berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat, bukan hanya kenyamanan pegawai pemerintah.

“Kalau bicara prioritas, jelas masyarakat butuh infrastruktur dasar yang layak. Masih banyak jalan rusak, penerangan jalan minim, dan fasilitas umum terbengkalai. Kenapa ini enggak jadi fokus?” tambahnya.

Maki juga menyoroti ketimpangan alokasi anggaran yang dinilainya tidak adil. Ia menyebut bahwa kehadiran fasilitas kebugaran untuk ASN justru menjadi simbol eksklusivitas yang menyinggung rasa keadilan publik, terutama di tengah banyaknya warga yang masih berjuang mendapatkan akses terhadap fasilitas kesehatan dan lingkungan yang layak.

“Kami bukan anti ASN, tapi jangan sampai fasilitas negara hanya berputar untuk kenyamanan birokrasi. Masyarakat juga punya hak yang sama untuk hidup sehat dan nyaman,” tandasnya.

Maki mendesak Pemkot harus lebih peka dan selektif dalam menentukan program pembangunan agar setiap rupiah dari APBD bisa dirasakan manfaatnya oleh warga, bukan hanya kalangan elit birokrasi. [red/Anjab]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *