SPMB SMK Negeri 2 Cilegon, Panitia Ingatkan Orang Tua Waspadai Oknum Tidak Bertanggung Jawab

CILEGON – Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Negeri 2 Cilegon mengingatkan para orang tua calon siswa agar tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan siswa melalui jalur titipan atau dengan imbalan uang.

Ketua Panitia SPMB, Dinda Agustriana, menegaskan bahwa proses penerimaan siswa dilakukan secara objektif dan transparan, mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada yang menjanjikan bisa memasukkan anak ke SMK Negeri 2 dengan imbalan tertentu, tolong ditolak. Biarkan anak masuk sesuai nilai dan kemampuannya,” ujar Dinda pada Selasa, (24/6/2025).

Menurutnya, praktik seperti itu sangat berisiko menjadi modus penipuan. “Sudah keluar uang, tapi anaknya belum tentu diterima. Kami tidak bertanggung jawab jika terjadi hal seperti itu. Jadi sebaiknya hindari dari awal,” tegasnya.

Dinda juga menekankan bahwa pihak sekolah mengikuti aturan Gubernur Banten yang melarang segala bentuk titipan dalam proses penerimaan siswa baru, terutama di tingkat SMK.

“Kalau ada yang menilai kami terlalu tegas karena menolak titipan, kami tidak masalah. Prinsip kami jelas, semua proses dilakukan sesuai aturan dan nilai,” katanya.

Sejak pendaftaran dibuka pada 16 Juni 2025, proses SPMB di SMK Negeri 2 Cilegon berjalan lancar. Meski sempat terjadi kendala teknis pada sistem pendaftaran daring, permasalahan tersebut telah diatasi.

“Jumlah pendaftar sudah lebih dari 600 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 650 berkas sudah terverifikasi dan sisanya masih dalam proses,” jelasnya.

Untuk tahun ajaran ini, SMK Negeri 2 Cilegon menyediakan kuota sebanyak 324 siswa, terdiri dari 72 kursi untuk jurusan Analis dan 252 untuk jurusan Industri. Jumlah pendaftar diketahui hampir dua kali lipat dari daya tampung yang tersedia. [red/Anjab]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *